Tuesday, February 3, 2015

Chit chat: Valentine's Day ala Jepang

 Hey guys!!

     Udah lama nih ngga update blog! Ada yang kangen? Hahaha *kepedean*. Aku lagi sibuk berkutat dengan skripsi yang ngga kunjung jadi, makanya jadi ngga sempat update blog atau bikin makeup look baru sekalipun. Doain ya biar cepat lulus, plisss. Anyway kali ini aku mau bahas sedikit tentang Valentine's Day ala Jepang, mumpung sekarang uda bulan Februari! Yuk langsung aja di cek! :)


P.s Aku ngga menyediakan post ini dalam dua bahasa seperti biasa, jadi cuma bahasa Indonesia aja, hehe. I don't have time seriously >_<


     Sepeti yang kita ketahui, hari Valentine memang banyak di tunggu oleh para wanita dari berbagai dunia karena dianggap sebagai hari kasih sayang, begitu pula di Jepang! Hari Valentine merupakan perayaan yang cukup ditunggu-tunggu di sana. Tetapi perayaan Valentine di Jepang cukup berbeda dengan negara lain, lho. Di Jepang, pemberian hadiah justru di lakukan oleh wanita dan bukan pria. Tidak seperti di Indonesia atau negara lain yang kebanyakan wanita justru berharap di berikan coklat, bunga atau pun candle light dinner oleh pasangannya (termasuk diriku ngarep nya begitu hahaha). Jepang memiliki perayaan sendiri untuk itu, yaitu pada saat White Day, tepatnya sebulan setelah hari Valentine.


     Selain itu, uniknya di Jepang juga terdapat tiga tipe cokelat yang dapat diberikan ada hari Valentine, yaitu giri chocotomo choco, dan honmei chocoGiri choco merupakan cokelat yang diberikan hanya karena berupa kewajiban atau basa-basi saja pada teman-teman pria, maupun bos pria. Tomo choco merupakan cokelat yang biasanya diberikan pada teman-teman wanita. Di Jepang, tidak aneh jika seorang wanita membeli puluhan boks cokelat dengan range harga murah sampai sedang untuk diberikan pada teman-temannya di lingkungan sekolah ataupun kantor. 




     Yang paling penting adalah honmei choco, yang merupakan cokelat yang diberikan pada pria yang disukai atau di cintai. Tidak seperti di berbagai dunia lainnya, wanita Jepang cenderung menganggap honmei choco sebagai suatu yang cukup serius. Mereka tidak segan-segan membuat sendiri cokelat yang diberikan sebagai honmei choco, karena banyak dari wanita Jepang yang menganggap bahwa bukan cinta sejati namanya kalau cokelat yang di beri sebagai honmei choco hanya dibeli di toko. Oleh karena itu banyak toko-toko di Jepang yang bukan hanya menjual cokelat Valentine, tetapi juga menjual cokelat masak dan berbagai alat memasak cokelat untuk wanita! Kedengarannya seru kan?


     Tidak hanya cokelat, biasanya para wanita juga akan membuat atau membelikan sesuatu yang spesial lainnya yang juga nantinya akan diberikan untuk pasangannya atau orang yang disukainya, seperti misalnya syal rajutan sendiri, dasi, dan sebagainya. Seru kan perayaan Valentine ala Jepang? Apa kamu mau mencoba membuat cokelat honmei mu sendiri seperti cewek-cewek Jepang tahun ini? Yuk, share ide untuk hari Valentine-mu!  

Sekian dulu post nya, see you on my next post! :)

Love,
Auzola

No comments:

Post a Comment