Wednesday, January 18, 2017

(Bahasa Indonesia) Review: Silver Swan Handmade Lashes (Zemire, Aponi & Gaura)

Aloha friends!

     Welcome back to my blog! Hari ini aku mau share review tentang bulu mata palsu. Ini salah satu brand bulu mata palsu yang lagi aku sukai belakangan ini dan aku pakai sangat sering. Penasaran? Yuk langsung dibaca aja!

Check the English version HERE


INFORMASI PRODUCT 
Blog Label: green 
Brand : Silver Swan
Nama : Silver Swan Lashes in Gaura, Aponi & Zemire
Isi: 1 pasang/box
Made in: Indonesia
Harga : IDR 39k (around USD 3)
Harga berdasarkan toko di Indonesia

     So, kalau bukan karena rekomendasi temenku, Cath, aku mungkin sampai sekarang belum nyobain Silver Swan Handmade Lashes, hahahha. Sebenarnya uda lama aku penasaran sama Silver Swan ini, terutama karena kemasannya yang catchy banget. Tapi karena stok bulu mata aku masih banyak banget dirumah jadi selama ini selalu urung nyobain, sampai beberapa bulan lalu, lol. Sebelum review aku mau ngasih tau sedikit tentang Silver Swan! if it wasn't for my friend, Cath, recommendation, i maybe still haven't try Silver Swan Handmade Lashes up till now hahahha. I always curious about this Silver Swan since i first saw them because the packaging is so cute, but i still have tons of eyelashes that makes me haven't try them. Anyway before that, i want to tell you little bit about Silver Swan!
      "Silver Swan was established in 2013 and has been a specialized in producing human hair handmade lashes. We proudly produce our high quality products locally in Indonesia, with an exciting mission in creating a new focus to derive women’s power and inspiration for their beauty."
     Yep! Ini bulu mata asli bikinan Indonesia! Seneng banyak bulu mata palsu kece-kece bertaburan dari Indonesia. Anyway, aku cukup lama milih bulu mata ini karena banyak banget tipe bulu mata Silver Swan, tapi akhirnya pilihan ku jatuh ke tiga bulu mata yang cantik, yaitu Gaura, Aponi dan Zemire. Yuk lihat sebagus apa mereka :)


KEMASAN & KEGUNAAN
     








     Kemasannya simple tapi elegan banget! Aku suka banget sama kemasannya dan seperti yang aku bilang tadi, itu hal pertama yang bikin aku jatuh cinta sama Silver Swan bahkan sebelum punya bulu matanya. Kemasannya itu ngga kegedean dan ngga ngambil banyak tempat lah, plus bukanya gampang banget. Sayangnya aku kurang suka dia ngga pakai lapisan plastik transparan lagi. Seperti yang kamu liat, gap nya itu ya emang bolong, jadi bisa nyentuh bulu matanya tanpa dibuka. Aku lebih prefer kalau ada lapisan plastik transparannya gitu sih, selain bulu mata ngga mudah terekspos debu dan sejenisnya, bulu mata juga lebih aman. Misalnya nih ya, bulu matanya ngga secure pas di balikin ke tempatnya, kalau copot ya jatuhnya langsung keluar kotak tanpa adanya plastik transparan itu. Hehehe, jadi menurutku akan lebih secure aja. Selain itu aku suka banget sama kemasannya.




     Bulu mata dari Silver Swan ini juga dapat free glue nya. Lemnya sendiri emang kecil, tapi tahan lama dan bisa dipakai berulang-ulang loh, alias ngga cepat habis atau kering. Lemnya juga bagus, erat dan tahan lama saat digunakan, ngga mudah copot lah. Oh ya, lemnya juga mudah diaplikasikan karena ngga perlu di pencet keluar, tapi ada stik aplikatornya gitu yang nempel langsung sama tutupnya. Jadi gampang deh!

     Sekarang yuk lihat bulu mata-nya satu persatu!

1. Zemire





     Zemire memberikan tampilan yang terlihat tebal tapi tetap natural. Aku suka banget hasil Zemire di mataku. Keliatan bulu matanya cakep gitu, tapi tetap terkesan natural, alias ngga lebay. Menurutku ini bagus buat dipakai sehari-hari maupun buat acara spesial. Plus, walaupun tulang bulu matanya terlihat tebal, tapi sebenarnya masih nyaman digunakan loh dan mudah mengikuti bentuk mata, serta ngga berat atau ganggu. Jadi enak deh.

2. Aponi





     Aponi menghasilkan tampilan full yang luxurious. Bulu matanya panjang dan tebal. Aku pribadi lebih suka pakai ini kalau buat acara khusus atau buat bikin EOTD. Soalnya karena tebal dan panjang jadi cocok buat tampilan yang lebih dramatis. Oya walaupun tebal dan lebih berat dari kedua bulu mata lainnya yang aku punya dari Silver Swan, Aponi ini masih sangat nyaman digunakan loh dan ngga ganggu. This easily became one of my favorite thick and long eyelash.

3. Gaura





     Last but not least, Gaura menghasilkan tampilan yang sangat natural, cocok banget buat sehari-hari. Panjangnya ngga lebay dan ngga tebal juga. Jadi ringan banget dan kelihatannya ngga pakai bulu mata palsu gitu. Bagus buat mata ku yang hooded gini, jadi keliatan lebih nice bulu matanya tanpa terlihat lebay dan palsu. Suka banget buat tampilan sehari-hari!

-------------------
Perbandingan ketiganya:






REVIEW KESELURUHAN

     Pertama, aku suka banget sama kemasannya dan suka banget sama bulu matanya. Rambutnya halus, ngga nyolok-nyolok dan semuanya cukup ringat saat digunakan (bahkan yang tebal). Tulang bulu matanya juga bagus dan dapat mengikuti bentuk mata dengan mudah, plus ngga berasa nusuk. Aku suka semua yang aku punya, tapi aku paling suka Gaura kalau buat sehari-hari karena natural banget. Zemire aku suka buat sehari-hari maupun pas butuh makeup agak glamor. Dan Aponi cakep banget kalau pengen bikin makeup mata yang lebih bold. Oh, plus lemnya bagus dan tahan seharian!
Pro:
+ cukup ringan
+ ngga terlihat begitu fake (yang tipe natural)
+ mudah digunakan
+ tulangnya ringan dan nyaman
+ ngga berasa nusuk mata
+ bagus untuk sehari-hari maupun tampilan glamor
+ tahan cukup lama (aku uda pakai ketiganya lebih dari 5 kali dan bentuknya masih bagus banget)
+ kemasannya cakep banget dan ngga butuh banyak tempat
+ lemnya bagus

Cons:
- aku berharap di kemasannya ada penutup plastik transparannya gitu biar lebih aman dari debu dan sebagainya

Overall Rating: 4/5
---

     Sekian dulu reviewku kali ini. Aku sangat rekomen bulu mata Silver Swan ini buat kalian cobain, terutama kalau kalian maniak bulu mata palsu hehehe. Untuk lebih lanjut kamu bisa cek sosial media dan websitenya Silver Swan langsung!


     So, see you guys on my next post!

Love,
Auzola



No comments:

Post a Comment