Monday, February 18, 2019

(Bahasa Indonesia) Chit chat: Perbedaan Sunscreen vs Sunblock

Hey adorable!

     Kali ini aku mau share chit chat lagi nih! Kali ini aku mau ngebahas perbedaan sunscreen vs sunblok. Apa iya beda? Atau malah sama aja? Aku juga udah pernah ngebahas ini di Instagram (yuk di follow @auzola), buat yang belum baca, cus bisa baca aja di sini, pastinya lebih lengkap penjabarannya hehe. 


     Jadi, menurutku ada kalanya sunscreen dan sunblock dibilang berbeda, tapi ada kalanya mereka dikatakan sama! Lho kok? Jadi nih guys, pada zamannya, lotion/cream uv ini emang kita sebut sebagai sunblock. Pasti dulu orang tuamu bilangnya "jangan lupa pakai sunblock!" dan terus tiba-tiba ada lagi yang namanya sunscreen bikin kita pada bingung, right? Dan ada yang bilang beda, ada yang bilang sama. 

     Tapi, beruntunglah karena pada tahun 2011 lalu (mulai berlaku tahun 2013 kalau ngga salah), FDA melarang penggunaan kata-kata "sunblock" untuk produk uv protection karena katanya dianggap missleading. Karena penggunaan term sunblock ini, banyak sekali konsumen yang menganggap akan aman berlama-lama main di bawah sinar matahari, karena cahayanya sudah "terblok" sama si sunblock ini. Padahal sebaiknya emang kita ngga lama-lama di bawah sinar matahari walaupun sudah pakai sunblock/suncreen, apalagi pas lagi matahari yang panas-panasnya. 

     Terlebih lagi kalau kita pakai sunblock nya cuma sedikit dan ngga re-apply setiap 2-3jam sekali. Di mana ternyata merupakan hal yang sangat penting! Akhirnya, biar konsumen agak sadar kalau ngga semudah itu ngeblok sinar matahari yang menyinari kulit dengan bahayanya, akhirnya FDA ngelarang deh penggunaan kata sunblock. So, semuanya disebut dengan term "SUNSCREEN". 

     Jadi sama dong ya sunblock dan sunscreen?

     Well, tidak secepat itu Alehandro! Mereka tetap dua hal yang berbeda. Perlu diketahui sekarang sunscreen dibagi atas dua, yaitu physical/mineral sunscreen dan chemical sunscreen. Physical/mineral sunscreen ini adalah produk uv protection yang biasanya kita kenal dengan sebutan SUNBLOCK. Sementara chemical sunscreen adalah yang kita kenal dengan sebutan SUNSCREEN.

     Nah mulai terlihat kan perbedaannya!


Physical / Mineral Sunscreen
  • Physical sunscreen ini mengandung zinc oxide dan atau titanium dioxide sebagai bahan utamanya. Jadi kalau di ingredients ada salah satu atau kedua bahan ini, berarti sunscreen tersebut termasuk dalam kategori physical sunscreen. 
  • Well, physical/ mineral sunscreen ini bekerja dengan cara memblok sinar uv dari pempenetrasi kulit. Oleh karena itu biasanya teksturnya lebih tebal dan terlihat menempel di kulit. Makanya dulu banyak banget sunscreen yang bikin white cast atau malah nemplok aja gitu putih putih macem bocah kemarin sore abis dibedakin emaknya.
  • Selain itu, dipercaya bahwa physical sunscreen ini bisa langsung bekerja menangkal sinar UV setelah diaplikasikan, jadi tidak perlu nunggu nyerap dulu. Tapiii, baiknya emang tunggu dulu 10-15 menit setelah pemakaian baru keluar menghadapi sinar UV. Just to be safe. 
  • Ada yang berpendapat kalau penggunaan physical sunscreen ini jatuhnya lebih aman untuk kalian yang memiliki kulit sensitif. Karena biasanya bahan yang terkandung di dalamnya tidak begitu banyak dan tidak menyerap ke dalam kulit. 

     
Chemical Sunscreen
  • Mengandung bahan-bahan chemical sebagai uv filternya, seperti: Aminobenzoic Acid, Avobenzone, Cinoxate, Dioxybenzone, Ecamsule (Meroxyl SX), Ensulizole (Phenylbenziamiazole Sulfonic Acid), Homosalate, Meradimate (Menthyl Anthranilate), Octocrylene, Octinoxate (Octyl Methoxycinnamate), Octisalate (Octyl Salicylate), Oxybenzone, Padimate O, Sulisobenzone, Trolamine Salicylcate. Ini beberapa bahan yang udah di approved di US ya, di negara lain bisa aja ada bahan lain yang approved sebagai chemical filters juga yang ngga ter-list di sini. 
  • Bekerja dengan cara menyerap sinar uv yang berbahaya saat mempenetrasi kulit dan lalu mengubahnya menjadi panas/heat.
  • Harus menyerap terlebih dahulu setelah diaplikasikan sebelum bisa memberikan proteksi maksimal dari sinar uv. Jadi memang disarankan baru terpapar sinar matahari sekitar 10-15 menit setelah pengaplikasian. 
  • Karena terdapat bahan chemical yang cenderung variatif dan menyerap ke dalam lapisan kulit, jadi ada yang berpendapat kalau chemical sunscreen ini bisa lebih bereaksi pada kulit, terutama yang sensitif.

---
     See, mereka cukup berbeda bukan. Tapi belakangan muncul juga hybrid antara physical dan chemical sunscreen. Jadi dalam sunscreen tersebut terkandung bahan physical dan juga chemical sebagai uv filtersnya. Dan itu cukup banyak produk yang seperti itu sekarang ini. Cara menentukan mana yang physical mana yang chemical adalah dengan melihat ingredientsnya, karena biasanya brand tidak mencantumkan pada kemasannya jenis sunscreen apa produk mereka tersebut. Jadi kita harus sedikit rajin kalau mau tau hehe.

     Yang penting dalam memilih sunscreen, baik physical maupun chemical, pastikan sunscreen tersebut dapat memproteksi dari sinar UVA dan juga UVB. Karena terkadang ada sunscreen yang hanya memproteksi dari salah satu saja. Pahadal baiknya kulit kita terlindungi dari sinar UVA maupun UVB.


     Selain melihat kandungan SPF, pastikan kamu juga pilih yang ada kandungan PA nya. SPF yang baik minimal adalah SPF 15 (dan maksimal cukup di SPF 50, karena di atas itu belum terbukti efektifitasnya) dan PA yang baik adalah +++. Biasanya pada sunscreen juga ada tulisan "board spectrum" yang berarti sunscreen tersebut sudah melindungi dari sinar UVA dan juga UVB (tapi tidak semuanya mencantumkan itu). 

     Oya, jangan lupa juga untuk mengaplikasikan sunscreen 10-15 menit sebelum terpapar sinar matahari dan sebisa mungkin re-apply setiap 2-3jam sekali agar kulit senantiasa terlindungi! Apapun yang kamu pilih, sesuaikan juga dengan kondisi kulitmu yaa, karena tiap orang pasti cocok-cocokkan. 

     Jadi, aku harap kamu mengerti penjelasanku kali ini. Semoga tulisan ini dapat memberikan informasi tambahan ya! See you guys on my next post guys!

Love,
Auzola


2 comments:

  1. gila yeh, dari 5 produk di atas. baru 1 yang gw cobain, saking udah mentok & susah move on dari Skinaqua hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhaaha secinta itu ya sissttt. Kalo gw demen sama lalawin karena halus macem pakai primer <3

      Delete